Monday, November 4, 2013

Bagaimana Proses Pembuatan Paku Keling Berongga ( Hollow Rivet Making Process )

  1. Sebuah logam dilelehkan dan dipadukan (alloyed)  dalam tungku pembakaran yang telah dibakar dengan gas (sebagai contoh aluminium dengan titik lebur 660oC, maka suhu tungku harus di atas 660oC) .
  2. Logam yang telah dilelehkan lalu dialirkan ke dalam tungku lain sebelum proses pengecoran (casting) yang di mana ketika dialirkan ke dalam tungku , metal ini mengalami proses filterisasi dan degassed (pemisahan dari gas).
  3. Setelah itu maka didapat batangan paduan logam yang konsentrasinya telah ditentukan dengan panjang sekitar 120 inch per batang. Batangan tersebut kemudian dicor dan diberi “immediate stress relieve” dengan pemanasan 6500F lalu dimasukkan langsung ke dalam air. Batangan ini lalu dipotong kecil lagi menjadi 10 inch dan dicek menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengetahui apakah terdapat patahan dan kebocoran.
  4. Lalu batangan batangan ini dibubut untuk mendapatkan ukuran diameter yang dibutuhkan. Untuk membuat rivet bertipe “hollow” (berongga) yang memiliki lubang di tengahnya, digunakan proses ekstrusi.
  5. Dalam proses ekstrusi panas (hot extrusion process) metal dipanaskan terebih dahulu hingga 450-5000C (untuk aluminum alloy) dan 700-800oC (untuk alloy tembaga)




Techniques Of Extrusion

Pada ekstrusi ini cairan dipaksa (didorong) keluar dari sebuah  celah menuju sebuah cetakan yang membentuk sebuah produk nantinya. Sehingga teknik ekstrusi ini digunakan untuk pembuatan Hollow Rivet.

  • Forward Extrusion       to reduce diameter
  • Reverse Extrusion process of making hole
  • Up Set                     Formed into a particular shape

Saturday, May 25, 2013

Prinsip Kerja Baterai Lithium dalam REDOKS dan Elektrokimia

BATERAI LITIUM
BAB II
REDOKS & ELEKTROKIMIA


WE'VE MOVED TO THIS SITE, FOR FURTHER INFORMATION JUST CLICK

Penggunaan Litium Dalam Elektrokimia
Litium merupakan logam yang memiliki potensial oksidasinya positif, unggul sebagai anoda dalam sel volta. Namun penggunaan litium diperlukan media bebas air, karena litium sangat reaktif, dan bereaksi hebat dengan air membentuk litium hidroksida dan gas hidrogen. Baterai litium ini dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder.

Monday, March 4, 2013

Mengapa Cuaca Setiap Saat Berubah?

Cuaca


Cuaca adalah keadaan udara yang meliputi waktu yang relatif singkat dan daerah yang relatif sempit. Cuaca terdiri dari seluruh fenomena yang terjadi di atmosfer Bumi atau sebuah planetlainnya. Cuaca biasanya merupakan sebuah aktivitas fenomena ini dalam waktu beberapa hari. Cuaca rata-rata dengan jangka waktu yang lebih lama dikenal sebagai iklim. Aspek cuaca ini diteliti lebih lanjut oleh ahli klimatologi, untuk tanda-tanda perubahan iklim.

Cuaca terjadi karena suhu dan kelembaban yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaan ini bisa terjadi karena sudut pemanasan matahari yang berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya karena perbedaan lintang bumi. Perbedaan yang tinggi antara suhu udara di daerah tropis dan daerah kutub bisa menimbulkan jet stream. Sumbu bumi yang miring dibanding orbit bumi terhadap matahari membuat perbedaan cuaca sepanjang tahun untuk daerah sub tropis hingga kutub. Di permukaan bumi suhu biasanya berkisar ± 40° C. Selama ribuan tahun perubahan orbit bumi juga mempengaruhi jumlah dan distribusi energi matahari yang diterima oleh bumi dan mempengaruhi iklim jangka panjang.

Cuaca di bumi juga dipengaruhi oleh hal-hal lain yang terjadi di angkasa, diantaranya adanya angin matahari atau disebut juga star's corona

Pengaruh Rotasi Bumi 


Dalam peredaranya mengelilingi matahari, bumi pun berputar pada porosnya atau sumbunya. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi. Bumi berotasi pada porosnya dari arah barat ke timur. Arahnya persis sama dengan arah revolusi bumi mengelilingi matahari .
Kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik ,selang waktu ini disebut satu hari. Sekali berotasi, bumi menempuh 3600 bujur selama 24 jam. Artinya 10 bujur menempuh 4 menit. Dengan demikian, tempat-tempat yang berbeda 10 bujur akan berbeda waktu 4 menit.

1.     Pemanasan Udara
2.     Temperature
3.     Tekanan Udara
4.     Angin
5.     Kelembaban
6.     Awan
7.     Hujan